BATAMBicara

May Day Batam 2019

Batambicara.id (1/5/2019) | Batam – Peringatan Hari Buruh Internasioal dirayakan para buruh dengan berdemonstrasi menuju di sejumlah titik disetiap wilayah daerah negara masing-masing. Salah satunya di Batam.

Dewan Pimpinan Cabang, Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektonik dan Mesin (DPC-FSP-LEM ) Mukakuning Batam, menggelar orasi dan demontrasi di gedung Graha Kepri Batam Centre, Kota Batam, Rabu (1/4/2019).

Dalam demonstrasi yang dihadiri sekitar 2000 pekerja ini sangat tertib dan damai, serikat pekerja yang banyak dari kalangan pekerja elektronik, dan logam ini menyampaikan beberapa tuntutan.

Ahmad Sauki, salah satu buruh participant aliansi yang ikut berorasi di gedung Graha Kepri tersebut mengatakan kepada batambicara.id, “ada beberapa poin tuntatan kita, selain masalah upah, kita juga menolak beberapa peraturan pemerintah.”

Beberapa tuntutan para buruh, sebagai berikut :

  • Segera tetapkan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kota) Kota Batam;
  • Tolak PP (Peraturan Pemerintah) nomor 78 tahun 2015;
  • Tolak Pemenaker nomor 15 tahun 2018;
  • Turunkan TDL (Tarif Dasar Listrik).

Sauki menambahkan, “dengan memperingati Hari Buruh sedunia ini, pemerintah lebih mempedulikan lagi nasib pekerja lokal atau pribumi, karena saat ini masih banyak pekerja asing yang pekerjaannya itu dikategorikan sama dengan apa yang dikerjakan orang kita. Hanya beda gaji mereka jauh lebih tinggi ketimbang pekerja lokal.”

“Harapan kita menyampaikan ini (demontrasi) semua, selain kita ikut merayakan 1 Mei (Hari Buruh) yakni hari kita sebagai pekerja, hari yang saat inilah kita menyampaikan keluh-kesah kita selama setahun bekerja diperusahaan, kita hanya bisa menyampaikan, semoga pemerintah daerah bisa mendengar dan merealisasikan hajat kita.” Tutup Sauki.

Baca Juga :

***

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed