Kepulauan Riau

Satwas SDKP Natuna beberkan alasan KM Sinar Samudra dibebaskan

Natuna (BATAMBicara) – Koordinator Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Koord Satwas SDKP) Natuna, Maputra Prasetyo mengatakan KM Sinar Samudra telah memenuhi kewajiban sebelum dibebaskan.

“Pihak KM Sinar Samudra telah memenuhi kewajiban mereka atas sanksi yang dikenakan, pelanggaran jalur, berikut denda sesuai peraturan senilai 159.874.000”, ungkap Maputra Prasetyo kepada ANTARA. Senin (7/3).

Ia menjelaskan proses hukum telah berjalan sesuai dengan mekanisme, termasuk proses pembayaran denda yang diwajibkan kepada KM Sinar Samudra.

“Mereka, pihak KM Sinar Samudra telah membayar melalui Kode Billing yang langsung diterima oleh Kementerian Keuangan, berdasarkan Kode Billing tersebut pula dilakukan pembebasan KM Sinar Samudra”, ujarnya.

Selanjutnya, Ia juga mengatakan sejak tanggal 4 Maret 2022 pemilik Kapal KM Sinar Samudra telah menyelesaikan denda tersebut.

“Karena itu, pada tanggal 5 Maret, kami PSDKP, melakukan pelepasan disaksikan oleh pihak Polairud, Dinas Perikanan Provinsi perwakilan Natuna dan Syahbandar Perikanan”, kata Maputra.

Selain dilengkapi dengan Berita Acara, dikatanya juga bahwa KM Sinar Samudra telah dibekali surat pengganti SLO dengan catatan alat tangkap disimpan tidak untuk dioperasikan dan wajib kembali ke pelabuhan asal.

“Berdasarkan itu, mereka harus kembali ke Pelabuhan asal di Bajomulyo Juana, Jawa Tengah. Tidak melakukan kegiatan apapun dan mereka juga dikawal oleh Polair hingga laut lepas hingga dipastikan mereka kembali ke pelabuhan asal”, ujar Maputra.

Terakhir, Maputra juga mengatakan pihak KM Sinar Samudra telah menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya melanggar wilayah tangkap sesuai aturan yang berlaku.

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button