Kepulauan Riau

Batam ditetapkan sebagai zona oranye

Tanjungpinang (BATAMBicara) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menetapkan status Batam naik dari zona kuning atau risiko penularan rendah menjadi zona oranye atau risiko penularan sedang setelah jumlah warga yang tertular virus semakin banyak dalam sebulan terakhir.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Eko Sumbaryadi, di Kota Tanjungpinang, Kamis mengatakan Kabupaten Anambas juga naik status dari Zona Hijau menjadi Zona Kuning.

Sementara Kabupaten Lingga, Natuna, Bintan, Karimun dan Kota Tanjungpinang bertahan sebagai Zona Kuning.

“Kita harus serius menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas, dan hindari kerumunan warga agar tidak tertular COVID-19,” imbau Eko, yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekda Kepri.

Saat ini, kata dia jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 2.873 orang, terjadi peningkatan yang tajam dibanding bulan lalu. Kasus aktif COVID-19 terbanyak di Batam 1.882 orang, kemudian Tanjungpinang 389 orang dan Bintan 320 orang.

Sementara jumlah kasus aktif di Karimun 130 orang, Anambas 78 orang, Lingga 11 orang dan Natuna 63 orang.

“Kasus aktif di Kepri nyaris tembus 3 ribu orang,” ujarnya.

Eko merincikan jumlah warga yang tertular COVID-19 bertambah 585 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 57.773 orang, tersebar di Batam 350 orang, Tanjungpinang 105 orang, Bintan 66 orang, Karimun 25 orang, Anambas 15 orang, Lingga tujuh orang dan Anambas 17 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri 103 orang sehingga menjadi 53.116 orang. Pasien yang baru sembuh dari COVID-19 itu merupakan warga Batam 57 orang, Tanjungpinang 38 orang, Bintan tiga orang, dan Karimun lima orang.

“Kami imbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah untuk kegiatan yang kurang penting,” ucapnya.
 

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button