Kepulauan Riau

Pemkot Tanjungpinang minta warga tak berkerumun rayakan valentine

Tanjungpinang (BATAMBicara) – Pemkot Tanjungpinang, Kepri, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengimbau masyarakat tidak berkerumun merayakan hari kasih sayang atau valentine day di tengah peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi saat ini.

<p>"Kita imbau masyarakat, terutama remaja tidak perlu merayakan <em>valentine day </em>berlebihan. Cukup menyampaikan rasa kasih sayang lewat media sosial," kata Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, Senin.</p>    <p>Yani menyampaikan potensi kerumunan bisa saja terjadi saat perayaan <em>valentine day</em>, terutama di tempat-tempat keramaian.<br />  <br />  Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan patroli keliling untuk memastikan tidak ada remaja-remaja berkerumun guna menekan penyebaran kasus COVID-19.</p>    <p>"Malam ini, kita turunkan tiga tim untuk pengawasan protokol kesehatan. Kita khawatir, para remaja berkerumun di tempat-tempat umum," ucapnya.</p>    <p>Selain itu, lanjut Yani, Satpol PP juga secara rutin terus meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di pasar tradisional dan modern, tempat usaha, taman-taman seperti taman gurindam, taman batu 10, tugu pensil, dan juga tempat keramaian lainnya.</p>    <p>Pihaknya sejauh ini hanya melakukan penegakan sebatas non yustisi, yakni bersifat mengimbau masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, hingga membatasi mobilitas.</p>    <p>"Patroli keliling personel Satpol PP ini rutin setiap hari, mulai pagi, siang, dan malam. Penegakan masih non yustisi, sekedar imbauan saja," ucap Yani.</p>    <p>Sementara untuk tempat hiburan, menurut Yani, pengawasan dilakukan secara gabungan bersama TNI, Polri, dan Satpol PP.<br />  <br />  "Kita turun gabungan ke tempat hiburan malam untuk pengawasan prokes. Bila ada kerumunan, akan kita bubarkan," demikian Yani.</p>            <p>© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button