Kepulauan Riau

Pemerhati Anak Kepri minta kasus pencabulan anak di Tambelan segera diproses

Tambelan (BATAMBicara) – Pemerhati Anak Provinsi Kepulauan Riau Erry Syahrial meminta kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut harus diproses secara hukum sesuai dengan Undang Undang Perlindungan Anak hingga ke sampai di pengadilan.  

‘’Penanganan kasusnya jangan sampai berhenti. Kepolisian wajib dalam hal ini penyidik memperoses kasus pencabulan termasuk delik biasa. Bukan delik aduan  yang bisa dicabut atau dihentikan. Masyarakat bisa mengawasi jalannya kasus tersebut,’’ ujar mantan Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau tersebut.

Menurut Erry, kasus pencabulan anak termasuk kasus prioritas yang harus ditangani dan tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan Restorative Justice atau di luar peradilan.

‘’Kalau diselesaikan di luar peradilan seperti perdamaian maka itu menjadi preseden buruk bagi keselamatan anak-anak di Tambelan. Ke depan akan banyak kasus serupa yang muncul karena pelaku tidak mendapatkan efek jera,” ujarnya kepada Antara.

Selain dari sisi kasus dan pelaku atau kriminologi, Erry Syahrial juga mengomentasi dari sisi korban atau victimology. 

Erry menambahkah, korban harus mendapatkan perlindungan hukum dan perlindungan keselamatan dirinya, apalagi korban bukan orang tempatan di Tambelan. 

Menjadi kewajiban pemerintah daerah setempat dan tokoh masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada korban.

‘’Sebagai anak,  korban juga harus mendapatkan layanan dan hak-hak lainnya seperti pemulihan mental korban, hak restitusi dari pelaku yang besarnya bisa diputuskan pengadilan, dan hak-hak lainnya,’’  ujar  alumni Victimology, National Law University Delhi ini.

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button