Kepulauan Riau

Bertambah 18 orang kasus COVID-19 di Tanjungpinang capai 35 orang

Tanjungpinang (BATAMBicara) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah kasus aktif di Kota Tanjungpinang bertambah 18 orang sehingga menjadi 35 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat mengatakan penambahan kasus baru COVID-19 tertinggi sejak Agustus 2021.

Jumlah kasus aktif COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau itu tertinggi kedua setelah Batam yang mencapai 77 orang. Sementara kasus aktif Kabupaten Bintan sebanyak sembilan orang, Karimun lima orang dan Natuna dua orang.

“Jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak 128 orang,” kata mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.

Tjetjep menjelaskan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga bertahan nol kasus aktif COVID-19. Kedua kabupaten itu, termasuk Natuna ditetapkan sebagai Zona Hijau. Kemungkinan Natuna berubah status menjadi Zona Kuning atau risiko penularan rendah setelah Satgas Penanganan COVID-19 RI melakukan penyesuaian.

Empat kabupaten dan kota di Kepri yakni Batam, Tanjungpinang, Karimun dan Bintan ditetapkan sebagai Zona Kuning.

Total jumlah pasien COVID-19 di Kepri sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang 52.167 orang, tersebar di Batam 26.036 orang, Tanjungpinang 10.269 orang, Bintan 5.594 orang, Karimun 5.500 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.500 orang.

Total jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 sejak pandemi mencapai 52.167 orang, tersebar di Batam 25.117 orang, Tanjungpinang 9.831 orang, Bintan 5.405 orang, Karimun 5.334 orang, Anambas 1.799 orang, Lingga 2.225 orang, dan Natuna 2.456 orang.

“Empat pasien di Batam dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi COVID-19 sebanyak 1.760 orang, tersebar di Batam 842 orang, Tanjungpinang 403 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 42 orang.

“Kami imbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan, dan hindari kerumunan orang,” tuturnya.

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button