Kepulauan Riau

Empat pemuda berbuat tak senonoh pada perempuan gila

Tambelan (BATAMBicara) – Empat orang pemuda di pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, diduga telah melakukan perbuatan tidak  senonoh pada seorang perempuan penyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Aksi bejat empat pemuda tersebut sangat disesalkan Ikatan Kerukunan Keluarga Tambelan (IKKT) di Tanjungpinang.

“Mau suka sama suka ataupun tidak, yang namanya perbuatan perzinaan apalagi ini tindakan yang diduga pemerkosaan merupakan tindakan yang keji, biadab,” tegas Ketua IKKT Tanjungpinang, Atmadinata, Rabu.

Kata dia, perbuatan itu dikutuk oleh masyarakat karena dikategorikan sebagai perbuatan yang tidak sesuai dengan norma apapun, norma sosial, dan norma hukum.

“Apalagi norma agama, hal seperti itu adalah dosa besar, karena itu di dalam Islam pelakunya dirajam, dilempar baru sampai mati,” tuturnya.

Dugaan pemerkosaan tersebut sangat bertentangan dengan tunjuk ajar dan nilai-nilai luhur, pekerti orang Tambelan. 

Oleh sebab itu, Atmadinata meminta kepada orang tua, sekolah, dan masyarakat Tambelan melakukan kontrol sosial, terlebih dalam  berpakaian dan tindakan sehari-hari penuh dengan kesantunan

“Peran orang tua, masyarakat dan sekolah sangat penting, karena kalau ada kasus seperti ini semua orang akan tercoreng ikut menanggung malu,” kata Atmadinata pada ANTARA.

Atas nama IKKT, Atmadinata meminta seluruh komponen masyarakat baik tua maupun muda, institusi pemerintah, TNI,  Polri, dan lembaga nonformal, organisasi KNPI, LAM, di wilayah Kecamatan Tambelan untuk lebih peduli terhadap lingkungan yang mendedahkan pornografi, porno aksi, kafe-kafe dengan pelayan norak hingga larut malam.

“Masyarakat wajib mengkritisi, tapi kalau diam, itu artinya setuju, inilah salah satu padahnya alias dampaknya,” tegas Atmadinata.

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button