Kepulauan Riau

Gubernur: Pemulangan PMI melalui pelabuhan SBP Tanjungpinang

Tanjungpinang (BATAMBicara) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mendukung pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang sesuai kebijakan Satgas Penanganan COVID-19 Pusat.

“Untuk Kepri, pemulangan PMI ditetapkan melalui pintu masuk Tanjungpinang dan Batam,” kata Ansar, di Tanjungpinang, Rabu.

Ansar menyebut Pelabuhan SBP Tanjungpinang dikhususkan untuk pemulangan PMI bermasalah, seperti korban perdagangan orang, dideportasi setelah ditahan di Imigrasi Malaysia serta dalam kondisi sakit hingga wanita hamil.

Keputusan itu diambil karena di Tanjungpinang sudah terdapat rumah perlindungan trauma center (RPTC) milik Kementerian Sosial sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat.

Fasilitas RPTC berlokasi di kilometer 14, Senggarang, Tanjungpinang itu diklaim sanggup menampung sekitar 400 orang PMI.

“Sudah ditangani dan dibiayai pemerintah, jadi tak perlu lagi pulang lewat Batam. Kecuali PMI pulang tanpa masalah apa-apa, baru dipulangkan melalui Pelabuhan Batam Center,” ujar Ansar.

Berdasarkan Keputusan Ketua Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021. Ketua Satgas COVID-19 Pusat Letjen TNI Ganip Warsito menetapkan pelabuhan di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang sebagai pintu masuk (entry point), tempat karantina dan kewajiban RT-PCR bagi WNI pelaku perjalanan internasional.

WNI dimaksud meliputi, PMI atau TKI, pelajar/mahasiswa dan pegawai pemerintahan yang kembali ke Indonesia dari luar negeri.

© 2021 ANTARA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button