oleh

KPU Kepri Mengusulkan Tambah Anggaran Pemilu di Tengah Covid ini

Batambicara.id (31/5/2020) | Kepulauan Riau – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akhir tahun 2020 ini akan segera dilaksanakan. Terkait menyangkut pada musim pandemi saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat belum merilis bagimana sistem perencanaan dan pemilihan disetiap provinsi, kota maupun kabupaten.

KPU Provinsi Kepulauan Riau kembali akan mengusulkan penambahan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Komisioner KPU Kepri, Arison mengatakan, usulan penambahan anggaran tersebut menyusul rencana pelaksanaan Pilkada serentak pada Desember 2020. Dimana, pelaksanaan Pilkada disesuaikan dengan dengan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19.

“Usulan penambahan anggaran itu untuk penambahan TPS, bilik suara, APD, dan serta honor petugas karena adanya penambahan TPS,” katanya, mengutip Kumparan. Jumat (29/5/2020).

Ia mengutarakan, pihaknya harus menambah TPS dan bilik suara guna mencegah adanya penumpukan pemilih pada saat pelaksanaan Pilkada.

Menurut Arison, dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri tiga daerah yakni Kota Tanjungpinang, Kota Batam, dan Kabupaten Karimun yang nantinya akan terdapat penambahan bilik suara.

“Sebab, ketiga daerah itu setiap TPS-nya memiliki jumlah pemilih sekitar 600 orang. Maka kalau ada penambahan TPS itu maka maksimal jumlah pemilih menjadi 400 orang,” ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini jumlah TPS yang ada sekitar 4.300.  Namun, dengan adanya protokol kesehatan ini pihak KPU Kepri akan mengusulkan penambahan sekitar  1.000 TPS.

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat usulan tersebut akan disampaikan pihaknya ke Pemerintah Provinsi Kepri.

“Untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada Insya Allah siap, tapi kami sedang menunggu terbitnya PKPU dari KPU Pusat untuk tahapan pelaksanaannya,” tukasnya.

Untuk diketahui, lansiran Kepripedia juga mencatat bahwa Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 sekitar Rp 161 miliar. Terdiri dari, KPU sebesar Rp 96 miliar dan Bawaslu Rp 49 miliar, serta pengamanan pilkada sebesar Rp 16,485 miliar. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed