BATAMBicara

Indonesia Melaporkan 1.111 Kasus Baru Covid-19, Kematian 48 Jiwa

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) memaparkan Vaksin untuk Covid-19 harus diperlakukan sebagai barang publik global. Karena WHO telah memperingatkan bahwa pandemi ini “melaju” di Afrika, disebarkan oleh para pelancong internasional.

BATAMBicara | Internasional – Indonesia melaporkan pada hari Jumat 1.111 infeksi coronavirus baru dan 48 kematian baru, menjadikan jumlah kasus menjadi 36.406 dan kematian menjadi 2.048, kata pejabat kementerian kesehatan Achmad Yurianto.

Yurianto mengatakan 577 lebih banyak pasien telah pulih dari Covid-19, sehingga jumlah total kasus yang dipulihkan menjadi 13.213.

Menurut lansiran dari The New York Times, yang berjudul Indonesia Reports 1,111 New COVID-19 Cases, 48 Deaths itu, Indonesia telah menguji dengan total 302.147 orang pada hari Jumat (12/6).

Sedangkan pada Nikkei Asian Rivew mencatat beberapa hari silam, Indonesia melaporkan lebih dari seribu kasus harian dihitung untuk ketiga kalinya dengan 1.111 infeksi baru pada hari Jumat, naik dari 979 kemarin. Juga terungkap 48 kematian baru, sehingga total menjadi 36.406 kasus dan 2.048 kematian.

Selanjutnya lansiran tersebut melacak penyebaran Covid-19 kasus global baru yang berasal dari pusat kota Wuhan di China itu mencapai 7.543.070. Menurut Johns Hopkins University, korban tewas di seluruh dunia telah mencapai 422.012 jiwa.

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) memaparkan Vaksin untuk Covid-19 harus diperlakukan sebagai barang publik global. Karena WHO telah memperingatkan bahwa pandemi ini “melaju” di Afrika, disebarkan oleh para pelancong internasional.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara selama konferensi pers. 
© Reuters

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan, “banyak pemimpin di beberapa negara yang telah mempromosikan gagasan dan ide untuk membuat Vaksin apa pun dan ini akan tentunya menjadi barang publik global, tetapi itu harus terus dipromosikan,” katanya pada konferensi pers.

Indonesia Diskusikan Empat Negara Membahas Wisatawan

Wakil Menteri Koordinator Urusan Kelautan dan Investasi, Odo Manuhutu, saat ini Indonesia telah memulai diskusi internal pemerintah tentang cara memulai kembali perjalanan reguler ke dan dari China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia.

Dia mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan menyusun kriteria untuk apa yang disebut ” gelembung perjalanan “.

“Selain tingkat tinggi wisatawan, ada juga kepentingan bisnis dengan keempat negara ini juga,” kata Odo dalam konferensi pers Zoom. Ia juga menambahkan bahwa apa yang akhirnya disepakati dengan empat negara akan menjadi “prototipe sebelum dibuka dengan negara-negara lain,” jelasnya. (**)

Editor: saut/bb

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed