BATAMBicara

Polisi Israel Tembak Mati Warga Palestina Yang Memiliki Gangguan Mental

Batambicara.id (31/5/2020) | Gaza – Kekejaman Polisi Israel kembali terjadi setelah menembak mati seorang warga Palestina yang memiliki gangguan mental karena dicurigai membawa senjata. Aksi tersebut memicu kecaman keras dari Palestina.

Dilansir Detiknews, Ahad (31/5/2020), insiden itu terjadi di lorong-lorong Kota Tua dekat Lion’s Gate, titik akses utama yang digunakan oleh warga palestina.

Satuan polisi yang sedang berpatroli di sana melihat seorang dengan benda mencurigakan yang terlihat seperti pistol,” kata pernyataan polisi Israel. “Mereka memintanya untuk berhenti dan mulai mengejarnya. Selama pengejaran petugas juga menembaki tersangka,” lanjutnya.

“Tidak ada senjata ditemukan di tempat kejadian,” imbuhnya. Partai Fatah yang merupakan pengusung Presiden Palestina Mahmud Abbas mengecam pembunuhan itu sebagai “Kejahatan perang”.

Mereka mengatakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bertanggung jawab penuh atas “Eksekusi seorang pemuda yang cacat”. Kepemimpinan Palestina menuntut agar siapa pun yang membunuh pria itu dibawa ke Pengadilan Pidana Internasional.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa mengidentifikasi lelaki yang tewas itu sebagai Iyad Khairi Hallak, seorang warga di lingkungan Wadi Joz Yerusalem Timur dengan kebutuhan khusus. (**)

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed