BATAMBicara

PM Jacinda Ardern Resmi Mengumumkan Azan Di Televisi Nasional Selandia Baru

Batambicara.id (20/3/2019) | Christchurch – Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern secara resmi mengumumkan akan mengheningkan cipta selama dua menit pada hari Jumat (22/3) untuk mengenang korban penembakan perlindungan di Masjid kota Christchurch. Selain itu, suara Azan akan disiarkan langsung di televisi – televisi Nasional Selandia Baru.

Mengheningkan cipta dilakukan untuk mengenang dan memberikan penghargaan kepada Muslim dan keluarga korban penembakan massal tersebut. Ardern mengatakan banyak orang Kiwi (panggilan untuk warga Selandia Baru) ingin mengungkapkan kesedihan mereka setelah serangan yang menewaskan 50 orang itu. 

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern saat bertemu dengan anggota komunitas Muslim setelah penembakan massal di dua masjid, di Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019.

 “Untuk mengenang para korban akan ada yang mengheningkan cipta selama dua menit hari Jumat ini. Kami juga akan menyiarkan siaran nasional melalui TVNZdan RNZ,” katanya seperti dilansir dari stuff.co.nz, Rabu (20/3).

Rabu hari ini, Berita dan artikel di sekolah Menengah Cashmere yang dua siswanya menjadi korban tewas saat serangan itu. Dia juga bertemu dengan polisi dan responden ambulan pertama. Ardern menambahkan, tidak ada yang bisa memprediksikan apa yang terjadi pada seseorang di masa yang akan datang. Namun, pihak yang bersepakat akan tetap memberikan pelayanan profesional dan perhatian. Dia dihapus, polisi sering kali memberikan pertolongan pertama kompilasi mereka dipindahkan Masjid. 

“Tidak seorang pun di antara kamu akan menentukan sesuatu dengan skala dan kekuatan sebesar itu. Tidak ada yang bisa menyiapkan diri untuk itu. Namun cara kamu merespon profesionalisme yang disetujui, sungguh terima kasih yang jelas,” katanya.

Ardern mengatakan dia menonton saat-saat pertama setelah serangan, dari kejauhan di Taranaki. “Aku bisa menonton TV dan melihatmu. Aku melihatmu bekerja dengan kecepatan dan kepedulian. Aku tidak ragu kau menyelamatkan hidup,” katanya. 

“Atas nama di Selandia Baru, Saya berterima kasih. Untuk melakukan apa yang kamu lakukan setiap hari, untuk review melakukan apa yang kamu lakukan pada hari Yang memucat Gelap (hari penembakan massal) di Selandia Baru,” ujarnya. 

Ardern menjanjikan tindakan Cepat Terhadap perubahan Senjata undang-undang. Ditanya apakah Selandia Baru menjadi contoh Bagi negara-negara lain seperti Konsultasi Kesehatan, hukum tentang hukum Senjata, Ardern Menjawab negatif. 

Jumat Berkerudung di Selandia Baru

Salah satunya melalui gerakan bernama #headscarfforharmony. Gerakan itu mendorong perempuan dari berbagai agama memakai kerudung pada Jumat besok.

Ide tersebut berasal dari Tahya Asman, dokter lokal yang pernah menjadi relawan di Afghanistan. (Republika) **

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed