Informasi

UMKM KADIN Kepri dan AMD serta Disbudpar Adakan Gebyar Festival di Harlah Kota Batam ke-192

BATAMBicara | KADIN Kepri (Kamar Dagang Indonesia Kepulauan Riau) Bidang UMKM bersama AMD (Akademi Melayu Dermawan) dan di dukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mempersembahkan ‘GEBYAR FESTIVAL UMKM 2021’ dalam rangka Memeriahkan Hari Jadi Kota Batam yang ke-192.

Acara yang di isi dari berbagai pelaku usaha kecil dan menengah tersebut akan di dilaksanakan selama 3 hari berturut. Di mulai pada tanggal 17, 18 dan 19 Desember 2021.

Ketua panitia Marlina Ramli mengatakan kepada BATAMBicara, bahwa Gebyar festival UMKM yang di gelar oleh AMD dan di dukung oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan kota Batam ini dalam rangka hari jadi Kota Batam ke-192.

“ini adalah sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kami utk membangkitkan gairah dan semangat perekonomian teman-teman UMKM dalam membangun usahanya kembali pasca pandemi,” ungkap Marlina.

Kegiatan ini menurut Direktur AMD ini sebagai bentuk kolaborasi AMD dengan pemerintah dalam menggeliatkan kembali dunia pariwisata.

“Saat kita berbicara tentang pariwisata maka komponen yang tidak terpisahkan adalah wisata kuliner, jalan-jalan dan wisata belanja pastinya.
Nah, di event ini kita menggelar berbagai macam kegiatan seperti Bazaar UMKM, (usaha dengan berbagai macam produk, baik jasa maupun barang, makanan dan minuman) juga diadakan berbagai lomba seperti senam kreasi, menggambar untuk kategori tingkat SD dan SMP, lomba masak kreasi berbahan Mie dan lomba sera kegiatan lainnya,” jelasnya.

Kegiatan Bazar nantinya dapat memberikan dampak positif yang mencerminkan pada kehidupan perekonomian masyarakat Kota Batam, bahwa setelah pandemi baik-baik saja.

“Harapan kami melalui kegiatan ini sebagai rangsangan agar perekonomian bisa kembali pulih, kehidupan kembali normal seiring dengan informasi dari pemerintah bahwa Batam sudah Zona hijau,” kata Marlina kembali.

“Saatnya kita kembali hidup normal , berkegiatan lagi serta membangun dan memulihkan ekonomi kita kembali,” sambungnya.

Ibu yang selaku membina para pemula kegiatan berbisnis ini juga menuturkan bahwa kegiatan Bazar bukanlah sekedar ceremoni saja, karena AMD sebagai sebuah lembaga yang konsen di bidang mentoring dan pendampingan UMKM serta memfasilitasi kegiatan Bazaar ini, bukan hanya kepada pelaku usaha yang sudah punya brand, tetapi yang pemula pun akan berikan kesempatan untuk ikut Bazar.

“Tujuannya bagaimana agar mereka punya keberanian dalam memperluas akses pasar dan bisa belajar dari yang sudah senior. Dengan demikian semakin banyak pelaku-pelaku usaha yang lahir, tumbuh dan berkembang, maka akan berdampak pada perekonomian keluarga akan semakin membaik,” ungkapnya.

Bagi pelaku usaha pemula ini bagaimana agar produknya bisa berkembang baik secara produk maupun SDM nya, melalui Bazar, akan di arahkan untuk mengikuti mentoring dan pendampingan Kewirausahaan dari Hulu ke hilir selama 3 bulan dan pendampingan tanpa batas seperti yang sudah kami lakukan pada 4 angkatan AMD sebelumnya.

Selain itu, pada event ini AMD juga akan memfasilitasi para pelaku usaha yang belum memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha).

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button