oleh

Pemilik Lahan Sertifikat Hak Milik di Batam Tak Perlu Bayar UWTO

BATAMBicara | Batam – Pemilik sertifikat hak milik (SHM) di Batam
bisa bernapas lega. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN ) Batam, Memby Untung Pratama, menegaskan, pemilik SHM
tidak perlu membayar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) ke Badan Pengusahaan (BP) Batam.

”Pemilik SHM tidak bayar UWTO. SHM hanya bisa diturunkan menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) kalau tanahnya dijual ke perusahaan, karena perusahaan tidak boleh hak milik,” katanya, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Jumat (19/2/2021).

Sementara itu, jika terjadi transaksi jual beli sesama warga, SHM masih tetap berlaku. Memby kemudian mengingatkan momen kunjungan Menteri ATR/BPN, Sofjan Djalil, dua tahun lalu.

“Pak Menteri sampaikan akan dilihat dulu mana HGB yang dihakmilikkan dan HGB yang berada di atas tanah Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Kalau yang pertama kewenangannya di BP Batam, sedangkan yang kedua di tangan BPN,” ujarnya.

Hak melepaskan HPL menjadi hak milik mutlak bisa terjadi, karena BP Batam yang memiliki kewenangan untuk melakukannya.

”Berdasarkan Keppres 41/1973, tanah Batam pengelolaannya di bawah Otorita Batam (sekarang BP Batam),” katanya.

Namun, ada persyaratan yang tertera bahwa yang membuat tanah Batam jadi tanah atas nama HPL OB, maka harus ada pembebasan hak lama dari warga di sana, kemudian didaftarkan ke BPN.

”Masih ada tanah lama masyarakat yang belum dibebaskan, sehingga statusnya sama dengan tanah lainnya di Indonesia, bisa menjadi hak milik,” terangnya.

Tanah-tanah lama itu menjadi kampung tua saat ini. Berdasarkan data BPN Batam, ada 1.800-an SHM di tujuh titik kampung tua di Batam.

”Kampung tua itu hak miliknya sedikit, karena banyak hak pakai dengan bangunan di atas pelantar. Kemudian, di kampung tua juga ada hak milik, jika tidak ada Penetapan Lokasi (PL) perusahaan di atasnya, tidak ada HPL dan tidak berada di hutan lindung,” sebutnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed