oleh

MUI Kepri Fatwakan 7 Poin Tentang Shalat Jumat dan Shalat Berjamaah

Batambicara.ID | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau, mengeluarkan fatwa tentang perubahan Shalat berjamaah, dan Shalat Jumat yang wajib bagi umat muslim.

Adanya hal ini menyangkut beberapa pertanyaan dari masyatakat terkait pandemi Covid-19 yang melanda Kepri pada umumnya, dan beberapa Kota serta Kabupaten di Kepulauan Riau (Kepri).

Pembahasan utama ini terdiri dari rapat komisi gabungan fatwa MUI Kota Batam, Tanjungpinang serta beberapa Kabupaten diwilayah Provinsi Kepri yang dilaksanakan di Nagoya Mansion, Rabu (25/3/2020) sore kemarin.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum MUI Kepri, Bambang Maryono didampingi bersama seluruh pengurus MUI Kota dan Provinsi membacakan beberapa hasil musyawarah.

Rapat fatwa yang kami lakukan sampai sore ini, menghasilkan tujuh poin, fatwa yang wajib diikuti oleh ummat muslim di Kepri,” imbuhnya.

Dari ketujuh poin ini, salah satunya adalah meminta seluruh pengelola masjid diwilayah Kepri untuk meniadakan Shalat Jumat, yang hanya berlaku khusus Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun.

Bambang juga menyampaikan untuk para jamaah, dapat menggantinya dengan melakukan Shalar Dzuhur di kediaman masing-masing, serta menambahkan Qunut Nazilah di setiap Shalat lima waktu.

“Dalam poin berikutnya, seluruh pengelola masjid dan musholla juga tidak mengadakan Shalat lima waktu berjamaah dan meniadakan kegiatan agama yang melibatkan banyak orang” tuturnya.

Namun hal demikian Bambang juga menuturnya untuk Murottal, Tahrim, dan Adzan tetap harus dikumandangkan sebagai Syiar Islam, dan jamaah tetap mengatur Shalat lima waktu di kediaman masing-masing.

Diakhir pembacaan fatwa atau taushiah tersebut Bambang mengajak seluruh ummat muslim di Kepri khususnya, agar senantiasa berdoa kepada Allah SWT dan berdzikir, guna untuk menjauhkan wabah berupa musibah penyakit Virus Corona ini. Agar di angkat serta dijauhkan dari wilayah Kepri dan Indonesia umumnya.

Fatwa ini berlaku semenjak ditetapkannya, Rabu tanggal 25 Maret 2020, sampai dengan pemerintah mengumumkan negara kita aman (dari wabah corona). (Sktn) **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed