Ekonomi

Rupiah Ditutup Turun Tipis pada Akhir Pekan, Dolar Dalam Tekanan Ekonomi AS

BATAMBicara | Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang akhir pekan ditutup datar seiring pesimisnya data ekonomi Amerika Serikat (AS).

Rupiah sore ini ditutup melemah tipis 1 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp14.296 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.295 per dolar AS.

Data indeks harga produsen AS untuk periode Desember pertumbuhannya melambat dibandingkan periode sebelumnya dengan hanya tumbuh 0,2 persen setelah melonjak 1 persen.

Sementara itu, untuk data klaim awal tunjangan pengangguran juga menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan dengan jumlah klaim meningkat sebanyak 230.000 klaim, yang lebih tinggi dari estimasi untuk 199.000 klaim dan periode sebelumnya sebesar 207.000 klaim.

“Dolar AS dalam tekanan turun seiring pesimisnya data ekonomi AS semalam yaitu data indeks harga produsen dan klaim awal tunjangan pengangguran,” kata Analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Data indeks harga produsen AS untuk periode Desember pertumbuhannya melambat dibandingkan periode sebelumnya dengan hanya tumbuh 0,2 persen setelah melonjak 1 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.303 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.294 per dolar AS hingga Rp14.325 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat ditutup menguat ke posisi Rp14.310 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.311 per dolar AS. (**)

Antara

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button