BATAMBicara

Singapura Masih “Lockdown” Penumpang Ferry Hingga Akhir 2020, Hanya Layani Maskapai Terbang Internasional

BATAMBicara | Batam – Memasuki fase berlakunya “New Normal” hari ini. Senin (15/6) hampir seluruh dunia membuka kembali status “Lockdown” disetiap negara. Ada yang gagal dan tidak sedikit juga yang berhasil membuka negaranya dalam ‘baru normal’ itu.

Tidak demikian dengan negara Singapura. Negara ‘Singa’ ini menjadi salah satu negara dengan tingkat sebaran tertinggi, dimana sampai saat ini jumlah pasien positif Covid-19 mencapai lebih dari 34.800 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan, berdasarkan keterangan dari Konjen RI di Singapura, negara tersebut bakal menutup akses keluar masuk hingga Desember 2020.

Singapura juga terus mengimbau warga negaranya untuk tak keluar negara selama penanganan Covid-19 masih dilakukan. “Menurut Konjen hingga Desember 2020 nanti,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar mengutip Tribunnews.

Padahal, warga negara Singapura menjadi wisatawan paling mendominasi kunjungan di Kepri, tak terkecuali di Kota Batam. Kondisi ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap bisnis wisata di Batam dan Kepri.

Semenjak awal bulan April penutupan pelabuhan feri Internasional Batam tujuan Singapura ini sangat terasa dampak dikalangan penyedia jasa transportasi di Batam.

Ini diungkapkan Taufiq, seorang driver yang selalu mangkal di sebuah pelabuhan feri di Batam. Ia sangat kehilangan pekerjaannya yang bergerak dibidang jasa transportasi antar-jemput pelabuhan ini.

“Meski pemerintah sudah berlakukan (New Normal) namun hal itu tidak berpengaruh kepada kami sebagai jasa transportasi dipelabuhan, karena pelabuhan sampai saat ini masih belum buka,” ungkapnya kepada Batambicara pagi ini disebuah Foodcourt dibilangan Nagoya. Senin (15/6).

Singapore Airlines Buka 500 Penerbangan

Sementara, berdasarkan keterangan di situs resmi Maskapai Singapore Airlines, sejak awal Juni 2020 lalu maskapai ini sudah mulai membuka penerbangan ke sejumlah negara termasuk ke Indonesia. Bahkan, total ada 500 penerbangan yang dijadwalkan akan dibuka hingga Juli 2020. Untuk Indonesia, Singapore Airlines akan terbang ke dua kota di Indonesia, yakni Jakarta dan Medan.

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed