Berita

Jelang Hari Kemerdekaan Israel, MUI Serukan Baca Qunut Nazilah

Qunut nazilah merupakan doa qunut yang dilakukan ketika kaum Muslimin ditimpa keadaan yang tidak menyenangkan, berupa ketakutan atau paceklik, pandemi atau wabah, atau semacamnya. Baca artikel CNN Indonesia "Jelang Hari Kemerdekaan Israel, MUI Serukan Umat Baca Qunut Nazilah" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220509065137-20-794340/jelang-hari-kemerdekaan-israel-mui-serukan-umat-baca-qunut-nazilah

BATAMBicara | Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan umat Islam memanjatkan doa qunut nazilah saat melaksanakan ibadah salat jelang peringatan kemerdekaan Israel pada 14 Mei mendatang.

Qunut nazilah merupakan doa qunut yang dilakukan ketika kaum Muslimin ditimpa keadaan yang tidak menyenangkan, berupa ketakutan atau paceklik, pandemi atau wabah, atau semacamnya.

Qunut nazilah dilakukan pada rakaat terakhir salat lima waktu ketika i’tidal dengan bersuara, baik dilakukan sendiri maupun berjamaah, di rumah maupun di masjid.

Bacaan qunut nazilah ©istimewa

“Menyerukan kepada seluruh umat Islam, sesuai dengan tausiyah lebaran MUI baru-baru ini, diserukan agar memanjatkan doa qunut nazilah saat melaksanakan salat dalam waktu yang panjang,” kata Ketua MUI Sudarnoto Abdul Hakim, Ahad (8/5/2022).

“Seluruh pengurus masjid dan mushalla, pimpinan ormas Islam, majelis Taklim, lembaga-lembaga pendidikan Islam diharapkan ikut menyampaikan seruan ini mendorong agar membaca doa qunut nazilah,: tuturnya.

Menuru Sudarnoto, hari kemerdekaan Israel 14 Mei sangat melukai warga Palestina. Sebab, tepat pada tanggal itu di tahun 1948 terjadi pengusiran besar-besaran terhadap warga Arab Palestina.

Momen pengusiran itu kemudian dijuluki sebagai hari bencana atau Yaum an-Nakbah dan selalu diperingati oleh warga Palestina dengan memperkuat perlawanan terhadap Israel.

Ia berharap, dengan memanjatkan doa qunut nazilah dapat membuat umat Islam bersatu membantu Palestina menghadapi penjajahan Israel.

MUI terus mendukung Menteri Luar Negeri RI yang selama ini menunjukkan keseriusan dan kegigihannya membela Palestina. Ia mengapresiasi sikap pemerintah yang sampai saat ini tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Pemerintah dan bangsa Indonesia masih punya utang untuk kemerdekaan bangsa Palestina yang sejak Konferensi Asia-Afrika dideklarasikan tahun 1955. Karena itu spirit peringatan Yaum an-Nakbah perlu terus diberikan amunisi untuk kemerdekaan Palestina,” pungkasnya. (**)

CNNIndonesia

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button